(Episode
2)
LEGION
Yakob dengan
bergegas berlalu dari gerobak Rocky. Setelah melihat Pak Rocky dikerumuni
pembeli, ia pun mulai melangkah dengan tenang.
Tidak mungkin Pak Rocky akan mengubernya.
Tiba-tiba Yakob
tersadar, ia berada tepat di depan gang yang dimasuki Jonas.
“Pasti Jonas
sedang menikmati makan malam bersama mamanya” gumam Yakob. Pikirannya terkenang
akan pertemuannya tadi dengan Sang Remaja.
Karena ingin
tahu rumah yang akan dikunjunginya besok, ia pun masuk ke gang itu dan mencari
nomor 11c. Ternyata benar penjelasan Jonas. Nomor 11 C ada di sebelah kiri
dengan cat pintu berwarna hijau. Rumahnya kecil sangat sederhana kalau tidak
mau dibilang buruk. Lampu penerangannya juga buram. Yakob teringat penjelasan Jonas bahwa papanya
sudah meninggal dan sekarang ibunya sedang sakit.
Entah mengapa rasanya
Yakob ingin segera bertamu saja. Sayang sudah terlalu malam, sehingga ia pun
membatalkan niatnya. Lebih baik ia datang berkunjung besok pagi pk 10.
Yakob pun
berlalu dari depan rumah Jonas. Tanpa disadari ada sepasang yang memandangi
Yakob dari dalam rumah itu. Yakob tidak melihatnya karena ia dalam posisi
terang sedang orang itu dalam posisi gelap! Mata itu memandang takjub akan
sinar yang terpancar dari ‘jubah’ yang dikenakan Yakob. Bukan hanya jubah yang
terang benderang itu, Jonas juga melihat ada satu sinar terang besar yang
menyertai langkah Yakob. Itulah yang membuat dia takjub sewaktu bertemu Yakob
sedang makan nasi goreng Bang Rocky! Sinar apakah itu? Jubah apa pula itu?
Dengan
langkahnya yang cepat, Yakob pun segera masuk ke gedung gereja.
“Jangan lupa
menggembok pintu ya!” pesan Pastor Peter ,gembala sidang di gereja itu, saat ia
pergi keluar tadi.
Peringatan itu kini
terngiang-ngiang. Dikuncinya pintu gerbang utama sekaligus digemboknya. Setelah itu ia masuk ke kamar pastori gereja
yang disediakan untuk tempat tinggal para hamba Tuhan. Yakob sempat melihat ke arah ruang tamu di
lantai 1. Tampak Arman, pengemudi gereja dan Hasan, petugas kebersihan
sekaligus keamanan gereja, tampak sedang asyik nonton televisi. Yakob sempat
menyapa mereka dan setelah itu ia pun menaiki tangga menuju lantai 3 tempat ia
berdiam. Saat melewati lantai 2 yang menjadi kediaman Pastor Peter dan istrinya
Ev. Debora, ia ingin mampir sejenak.
“TOK…. TOK…..
TOK…!” tangannya membunyikan suara pertanda minta ijin masuk.
Namun tidak ada
reaksi apa pun dari dalam. Sepertinya Pastor Peter dan Ev. Debora, istrinya,
sudah tidur. Yakob pun berlalu dan langsung
menuju ke kamarnya di lantai 3. Saat ia berada di kamar, Yakob merasakan hal yang
aneh. Selama sekitar sebulan dia berada di pastori gereja, baru kali ini ia
merasakannya. Serasa ada suasana tidak biasa di pastori. Irama denyut nadinya
meningkat. Ia tidak takut dengan suasana seperti itu.
“Ada apa
gerangan dengan situasi ini?” gumamnya.
Suasananya
sangat hening. Namun dibalik itu , seperti
ada yang akan terjadi.
Firasat
yang dirasakan Yakob sangat tepat.
“Hmmmmmmhhhh!”
sebuah bunyi berkumandang sebagai tanda berkumpul bagi mahluk roh hitam.
Suasana
di luar gedung gereja yang awalnya tenang berubah 180 derajat! Mahluk hitam
yang dikenal sebagai demon itu bermunculan dari segala penjuru di area Mangga
Besar! Posisi mereka semua tidak beraturan! Sepertinya mereka sudah biasa tidak
mau diatur. Suasana di luar gedung gereja menunjukkan skala peningkatan dari berkumpulnya
para mahluk hitam. Manusia biasa tidak ada satu pun yang bisa melihat kehadiran
mereka. Paling banter manusia hanya bisa merasakan dengan berdirinya bulu
tengkuk.Sang Bos area Mabes (Mangga Besar) memberi perintah kepada para mahluk hitam tersebut.
“Cepat….!
Seluruhnya berkumpul di sini! Formasi gabungan membentuk kesatuan!” terdengar
suara Bos Mabes memberi perintah kepada para demon.
Sambil
memberi perintah, tangannya yang mengandung unsur panas dilayangkan ke salah
satu demon yang tidak mau menuruti perintahnya.
“DESSSS…!!”
Sang
demon terpental jatuh dengan seringai kesakitan di wajahnya. Setelah itu ia pun
menuruti perintah Sang Bos.Para demon terus bertambah dan dengan patuh mereka
mengikuti instruksi Bos Mabes. Walaupun demikian Sang Bos tetap menunjukkan
kekuasaannya. Tangannya rajin menampar, memukul dan meninju.Kakinya pun tidak kalah aktif.
Ditendangnya demon yang berada di dekatnya. Mulutnya tidak berhenti memaki-maki
dan memarahi para bawahannya itu.
Tingkatan
demon yang berkumpul memang dari level bawah. Namun dengan jumlah banyak
ditambah kehadiran sang komandan, maka kumpulan mahluk ini tidak bisa dianggap
ringan sama sekali.Energi jahat yang merembes keluar dari persatuan mereka
menjadi dahysat. Hawa yang dihasilkan membuat bulu kudus manusia berdiri. Mangga
Besar yang telah menjadi pusat untuk
peredaran narkoba dan ajang pencarian kenikmatan daging telah menjadi lokasi
berkumpulnya mahluk-mahluk ini. Semakin lama semakin banyak demon yang hadir di
daerah ini. Dan sekarang para demon itu dikumpulkan bersama dengan suatu
tujuan!
Saat
Sang Bos mendapat informasi kehadiran sosok berjubah ilahi dan ia bermaksud
menyingkirkannya! Sosok seperti itu menjadi ancaman serius bagi tugas para
demon bawahannya. Ribuan mahluk hitam itu secara perlahan namun pasti membentuk
suatu bentuk raksasa hitam dengan Sang Bos yang menjadi kepalanya! Formasi ini
sangat jarang dilakukan.Hanya dahulu ,sekitar 2.000 tahun lalu, pernah terjadi
sekali.Itu pun dengan menggunakan wadah tubuh manusia.Tepatnya di daerah
pekuburan di Gerasa. Sayangnya saat itu Anak Allah datang dan mengusir mereka. Terpaksalah
Sang Bos mengikuti perintah Anak Allah. Siapa pula yang bisa membantah perintah
Sang Raja itu? Bahkan Sang Bos Besar sekali pun tidak bisa melawan Sang Raja!
Akhirnya
mereka keluar dari tubuh manusia yang telah dihuninya selama bertahun-tahun! Mereka
keliling dunia dan terakhir singgah di lokasi Mangga Besar, Jakarta, Indonesia
ini! Sudah puluhan tahun mereka berdiam di lokasi Mangga Besar. Cukup banyak
perlawanan yang mereka hadapi, terutama dari para manusia berjubah ilahi. Sudah
banyak kali para demon berbenturan dengan para manusia tersebut. Adakala mereka
kalah, namun seringkali mereka menang. Jumlah manusia yang berhasil mereka
pengaruhi bertambah banyak.Jauh melampaui jumlah manusia yang berhasil
dipengaruhi para manusia berjubah ilahi itu! Bukankah sejak kejatuhan manusia
di taman Eden, manusia sudah hancur? Sangat sedikit perlawanan yang mereka
temukan, kecuali dari para manusia berjubah ilahi. Di GeYeSKu ada Pastor Peter
dan Ev. Debora. Keduanya memang mengenakan jubah ilahi. Walau para demon tidak mampu mengatasi mereka
berdua, namun gerakan keduanya sudah terbatas karena masalah usia.
Yakob mulai
merasa gelisah. Ia dengan cepat masuk ke dalam kamarnya. Di tengah kegalauannya
ia mengambil gitar kesayangannya dan mulai memetiknya. Tanpa membuang waktu, ia
pun mulai bernyanyi menyembah nama Yesus. Itulah hal yang pasti dilakukan
saat gelisah dan galau. Memuji dan
berdoa kepadaNya! Ia tahu persis tempatnya mengadu. Hanya Tiga Pribadi dalam
satu kesatuan yang menjadi andalannya. Itulah Allah Tritunggal. Diawalinya
pujian penyembahan dengan lagu gubahan
Ir. Niko Njotorahardjo. Lagu lawas namun memberinya kekuatan.
Sukacitaku
penuh
Kubermazmur
bagiMu
Kar’na
ku tahu ku t’lah ditebus
Oleh
curahan darahMu
Ku
menyanyi bagiMu
Ku
memuji namaMu
Kar’na
ku tahu ku berkem’nangan
Oleh
curahan darahMu
DarahMu
Yesus sucikan daku
darahMu
Yesus bebaskanku
darahMu
Yesus ubahkan daku
kujadikan
baru.
-o0o-
Sementara itu di
lantai 2 gedung pastori, Pastor Peter yang sedang beristirahat dengan tenang
tiba-tiba menjadi gelisah dalam tidurnya. Ia sepertinya mengalami mimpi buruk.
Ada kekuatan iblis yang hendak menerkamnya. Sosok singa mengaum-ngaum dalam
mimpinya mengelilingi tubuhnya. Lalu tiba-tiba singa itu melompat ke arahnya. Pastor
Peter menjerit, “Tuhan Yesus, tolong saya!” Dalam kegelisahnnya Pastor Peter
terbangun dari tidurnya. Ia merasa
keringat dingin keluar dari sekujur tubuhnya. Pastor Peter bertanya-tanya dalam
hati, pertanda apakah ini? Sementara
itu, di sampingnya Sang Istri sepertinya juga tidur dengan gelisah. Tak lama
kemudian, hanya selang waktu beberapa menit, Ev. Debora terbangun.
“Lao bo (istri,
red) ada apakah denganmu?” Pastor Peter meminta penjelasan.
“Ge ge (kakak)
saya bermimpi sangat seram tadi. Ada seekor singa buas yang melompat dan
menerkam saya!” Ev Debora memeluk suaminya seakan meminta perlindungan.
“Apa? Sungguh
mengherankan! Mengapa mimpi saya serupa denganmu? Pasti itu pertanda!” Pastor
Peter menduga.
“Sepertinya
begitu. Karena ini mimpi ini menyeramkan saya rasa ini pertanda buruk. Ge ge
mari berdoa bersama meminta perlindungan Allah kita” Ev. Debora mengusulkan.
“Saya setuju.
Mari mulai dengan memuji Tuhan terlebih dahulu dengan lagu Ada Kuasa dalam Darahnya.”
Pastor Peter pun segera mulai menyenandungkan lagu pujian itu. Istrinya pun
segera mengikuti. Perpaduan keduanya membentuk harmoni dan kesatuan yang indah
dan kuat. Pastor Peter mengeluarkan suara bassnya sedangkan Ev. Debora
menimpali dengan suara Soprannya. Secara otomatis mereka bernyanyi dengan
membagi suara. Selama pelayanan berpuluh tahun, mereka sudah terbiasa bernyanyi
bersama. Keduanya terbilang ahli dalam bernyanyi, tertutama Ev. Debora yang
memang menyenangi seni suara.
Maukah
engkau bebas dari dosa? Dalam darahNya ada kuasa
Maukah
menang atas kejahatan? Ajaiblah kuasa darahNya
Ada
kuasa dalam darahNya, darah Domba Allah
Ada
kuasa dalam darahNya, dalam darah Domba Allah
Maukah
bebas dari hawa nafsu? Dalam darahNya ada kuasa
Datanglah
kau akan disucikan dalam kuasa darahNya
Ada
kuasa dalam darahNya, darah Domba Allah
Ada
kuasa dalam darahNya, dalam darah Domba Allah
Maukah
engkau melayani Yesus? Dalam darahNya ada kuasa
Maukah
hidup tiap hari memuji kuada darahNya yang ajaib
Ada
kuasa dalam darahNya, darah Domba Allah
Ada
kuasa dalam darahNya, dalam darah Domba Allah
Sementara itu di
lantai 3, tanpa disadari Yakob pun sudah beralih ke lagu yang sama!
Ada
kuasa dalam darahNya, darah Domba Allah
Ada
kuasa dalam darahNya, dalam darah Domba Allah
Memang lagu ini
mengingatkannya akan kuasa dari Juruselamatnya. Kekuatan yang tidak pernah
diragukan. Dialah Benteng Perlindungan dan Penolong-nya. Siapa pun yang letih
lesu dan berbeban berat datanglah kepadaNya. Maka Dia akan memberikan kelegaan.
Lagu ini selalu membangkitkan kekuatan dalam dirinya saat ia sedang mengalami
peperangan rohani. Namun kali ini di tempat terpisah ada Pastor Peter dan Ev.
Debora menyanyikan lagu yang sama. Sungguh kebetulan yang ajaib. Mereka bertiga
menyanyikan lagu yang sama pada waktu yang sama seakan-akan sudah diatur.
Secara
sayup-sayup sepertinya mereka dapat saling mendengar lagu yang dinyanyikan itu.
Tanpa terasa lagu yang dinyanyikan menghantar Pastor Peter, istri dan Yakob
berada dalam kesatuan roh. Tepatnya dipersatukan dalam roh oleh Roh Allah yang
terdapat di dalam diri mereka. Lagu Ada Kuasa dalam Darahnya menjadi penghantar
mereka bertiga untuk masuk dan berkomunikasi
dengan Sang Pencipta, Allah YHWH! Ketiganya seperti sedang kepenuhan roh.
-o0o-
Sementara itu Arman,
supir gereja, dan Hasan, pelayan kebersihan sekaligus keamanan gereja, yang
menghuni kamar di lantai 1 gedung pastori merasakan bulu kuduk mereka
merinding. Mereka berdua kebetulan sedang menonton acara film bioskop di
saluran TV swasta. Keduanya masih belum percaya kepada Yesus sebagai Juruselamat
walaupun keduanya sudah seringkali diberitakan kabar baik. Mereka mengira
dengan ikut melayani di gereja, mereka akan mendapat dua keuntungan. Yang
pertama bila dari agama mereka tidak dapat masuk surga, mereka minimal dapat
masuk melalui perbuatan baik yang mereka lakukan. Mereka tidak pernah mau
menyerahkan hatinya buat Kristus.
“San… Kamu
merasakan tidak?” Arman bertanya namun
tidak lengkap.
“Maksudmu ?
Merinding ya?” Hasan menduga.
“Betul.
Sepertinya ada yang tidak beres!” Arman bingung.
“Iya. Kamu
dengarin saja. Suara anjing pada melolong!” Hasan menambahkan.
“Memang aneh.
Mengapa anjing-anjing pada melolong seperti itu? Menyeramkan!” Arman ketakutan.
“Biasanya kalau
suaranya seperti itu, ada setan yang lewat!” Hasan mengulang informasi yang
sering didengarnya.
“Berarti…. Setan
yang lewat ini sangat banyak? Karena sepertinya semua anjing di sini pada
melolong. Suaranya ribut sekali” Arman menyimpulkan lebih lanjut.
“Sepertinya
begitu. Saya tidak pernah mengalami hal seperti ini.” Hasan juga mulai
ketakutan.
Bulu tengkuk
mereka berdua semakin merinding menit demi menit. Muka Arman dan Hasan menjadi
pucat. Arman yang paling parah. Dia sudah meringkuk di bangkunya. Ditekuknya kedua
kakinya, lalu dia memeluk kedua kakinya seakan-akan ingin melindungi dirinya.
-o0o-
Sementara di
gang gelap nomor 11c , Jonas sedang mengamati kejadian aneh. Dia diberi
kemampuan untuk melihat mahluk-mahluk itu. Jonas memang bisa melihat demon! Dia
tadi melihat Yakob menghampiri rumahnya dan anehnya Jonas melihat Yakob
berjalan dengan pakaian putih bersinar. Pakaian yang tidak pernah dia lihat.
Saat Yakob mendekati rumahnya, mahluk hitam yang selama ini mendiami rumahnya
dan menyebabkan mamanya sakit , tiba-tiba menghilang. Sepertinya mahluk itu
takut dengan kehadiran Yakob. Mahluk itu tidak mau berada dekat dengan Yakob! Namun setelah Yakob berlalu, mahluk itu
kembali mengganggu mamanya. Itulah yang membuat mamanya sering mengalami sakit!
Kejadian aneh lainnya
juga terjadi, setelah Yakob berlalu. Dari sekitar rumahnya, ia melihat banyak
mahluk hitam itu muncul dan kemudian mereka terbang menuju satu arah. Bahkan
mahluk hitam yang ada di rumahnya pun ikut bergabung dengan para mahluk hitam
lainnya. Jonas merasa ngeri sekaligus penasaran.
“Ada apa
gerangan?” katanya dalam hati.
Setelah tidak
ada lagi mahluk hitam yang terbang di udara, ia pun penasaran dengan tempat
tujuan para mahluk itu terbang. Dilihatnya mamanya sedang tertidur lelap. Itu hal
yang langka! Dengan memberanikan diri, kemudian ia keluar rumahnya. Dengan
cepat ia sudah tiba di dekat Gereja Yesus Satu-Satunya Juruselamatku!
Di depan gereja
tampak berdiri mahluk hitam yang sangat besar. Ukurannya tidak kalah dengan
tinggi bangunan gereja itu! Sewaktu
diperhatikan lagi, mahluk hitam tinggi besar itu terdiri dari banyak sekali
mahluk-mahluk hitam kecil seperti yang sering ia lihat berada di rumahnya. Di
rumahnya , satu mahluk saja bisa membuat mamanya menderita sakit, lalu
bagaimana dengan kumpulan begitu banyak mahluk seperti itu? Rupanya mahluk itu
sedang mengincar gereja. Entah apa maksudnya?
-o0o-
Pengalaman
supranatural juga dialami oleh berbagai jemaat dan pengurus gereja itu.
Simon , salah
seorang diaken (majelis) yang tinggal dekat gereja merasakan kegelisahan yang
tidak wajar. Semakin lama ia semakin gelisah. Hal ini membuatnya bingung. Namun
sebagai seorang majelis, ia sudah tahu bahwa saat itu ia membutuhkan
pertolongan dari Allah Pencipta Langit dan Bumi! Allah Tritunggal!
Ia pun memanggil
seluruh anggota keluarganya.
Istri dan ketiga
anaknya pun segera mendekat. Bahkan adiknya , Andreas, yang juga tinggal
bersama dalam satu rumah bersama keluarganya pun diundang. Andreas rupanya
mengalami kegelisahan yang sama. Ia juga memanggil istrinya. Keluarga Simon dan
keluarga Andreas bersatu hati mendoakan hal yang membuat mereka gelisah. Pertama-tama mereka menyerahkan diri mereka
sendiri dari perlindungan Allah. Setelah itu mereka melanjutkan ke pokok-pokok
doa yang utama. Uniknya mereka hanya terpikir keberadaan gereja dan para hamba
Tuhan yang tinggal di sana.
Mereka tidak
tahu apa yang sedang terjadi dengan gereja dan ketiga hamba Tuhan di sana. Namun
mereka dituntun oleh Roh Kudus untuk mendoakan hal yang memang krusial. Lantunan
suara doa mereka berkumandang.
Bukan hanya
keluarga Simon juga keluarga jemaat seputar gereja pun ternyata merasakan hal
yang sama! Mereka pun bersatu hati mendoakan gereja dan para hamba Tuhan yang
melayani di gereja mereka.
-o0o-
Jonas yang masih
memandang ngeri pada mahluk hitam tinggi besar itu tiba-tiba melihat kejadian
yang lebih aneh lagi. Ada sinar terang
memancar dari gedung gereja dan itu bukan sinar lampu! Dia pun memperhatikan
dengan seksama. Ternyata cahaya itu berasal dari kumpulan sinar terang
berbentuk seperti mahluk bersayap. Mahluk tinggi besar bersinar terang. Mahluk
apakah itu? Dia tidak pernah melihat sebelumnya! Mahluk itu seperti itu
memancarkan kelembutan , kedamaian namun sekaligus kekuatan! Semakin lama sinar
yang terpancar dari mahluk itu semakin terang. Wajah dan kehadiran mereka
membuat hati Jonas menjadi tentram. Semakin lama semakin banyak sinar putih terang
itu walau tidak sebanyak demon. Namun mereka sangat kokoh. Kian lama sinar yang
memancar dari mahluk itu semakin terang. Sinar terang yang dipancarkan membuat
sebagaian demon merasa sangat silau. Para mahluk terang itu pun membentuk formasi
benteng di depan gereja!
Pada saat itu, para
hamba Tuhan dan jemaat gereja itu ditambah dengan orang-orang percaya yang ada
di dekat gereja bersama-sama mengumandangkan doa. Yakob , Pastor Peter dan Ev.
Debora merasakan kedamaian luar biasa saat mereka berdoa dan bernyanyi.
Seakan-akan mereka dikelilingi oleh perisai yang membentengi mereka. Bukankah
malaikat Tuhan berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu
meluputkan mereka?
-o0o-
Tampaknya mahluk
hitam besar itu berusaha menembus benteng yang dibuat oleh para malaikat itu.
Namun tidak ada satu pun yang berhasil menembus pertahanan benteng malaikat
itu. Sepertinya perang tanding antara malaikat Tuhan dengan mahluk demon itu
tidak terhindari.
“Hai Legion,
tampaknya kamu ingin dibinasakan oleh Sang Pencipta Langit Bumi, Allah yang
Perkasa!” salah seorang malaikat itu tiba-tiba bicara mengingatkan Sang Bos.
Rupanya nama Sang Bos adalah Legion.
Legion menjadi
gentar setelah namanya dipanggil. Ia tahu bahwa kehadirannya di seputar Mangga
Besar sudah diketahui oleh pasukan malaikat itu. Dalam kegentarannya, ia
menjadi nekat. Dihimpunnya enersi raksasa hasil gabungan ribuan demon. Mukanya
menjadi menyeramkan. Pasukan malaikat yang sudah siap sejak tadi, menunggu aksi
Legion. Pasukan malaikat memang sudah dibekali dengan tameng ilahi untuk
menghadapi para demon.
AUUUUUUU!!
Lolongan anjing
semakin bertambah. Semakin banyak anjing dari radius yang semakin jauh ikut
melolong. Menunjukkan semakin besar himpunan enersi jahat yang terpancar dari
Legion. Kalau 2.000 tahun lalu, Legion diusir dengan membiarkan mereka membunuh
ribuan babi , bagaimana dengan sekarang? Tidak ada babi di seputar situ.
Tiba-tiba Legion
melontarkan serangan berupa bola enersi demon tingkat 1. Pasukan malaikat pun
segera mengangkat tameng mereka bersama-sama sehingga bola enersi jahat itu
terpental. Melihat serangannya gagal, Legion meningkatkan bola enersi demon ke
tingkat 2. Serangan ini pun dengan mudah dapat ditangkis oleh pasukan malaikat.
Legion bertambah murka. Ditambahnya jumlah enersi jahatnya. Dilontarkannya bola
enersi demon ke tingkat 3! Menyadari serangan ini tidak bisa ditangkis saja,
maka para malaikat pun melontarkan enersi angelic-nya.
Jonas yang dapat
menyaksikan pertarungan antara Legion dan pasukan malaikat, melihat sinar putih
menyilaukan menahan bola enersi demon tingkat 3 itu sehingga serangan bola
enersi itu musnah!
Murka Legion pun
memuncak. Diambilnya ancang-ancang untuk melontarkan bola enersi demon ke tingkat
empat alias tingkat puncak! Inilah tataran enersi yang dikenal dengan nama demonic thunder flow (aliran guruh
iblis). Tingkat ini hanya pernah dikerahkan sekali saat 2.000 tahun lalu.
--o0o—
2.000
tahun lalu di kota Gerasa, Legion
berhasil membuat resah penduduk di distrik Gadara itu dengan menguasai tubuh
seseorang, sebut saja Onoma. Onoma kemudian kehilangan kemampuan untuk
menguasai dirinya sendiri. Kekuatan dahsyat nan aneh mengalir dalam dirinya.
Tubuh
Onoma menjadi kebal terhadap senjata tajam apa pun juga.Tombak, panah, pisau,
pedang, golok, trisula setajam apa pun tidak mampu melukainya. Kekuatannya
meningkat luar biasa, sehingga walaupun ada sepuluh orang yang memeganginya, mereka
tidak berhasil melumpuhkannya! Penduduk Gerasa pun berusaha untuk mengikatnya. Namun
apa daya tali dan rantai apa pun
berhasil dilepaskannya.Belenggu apa pun berhasil dipatahkan dan dimusnahkannya.Bahkan
borgol yang sangat kuat pun tidak ada artinya dibandingkan kekuatan Onoma!
Semakin
lama, Onoma semakin sulit dikendalikan.Tidak ada yang berani berada di dekatnya. Ia menangkap dan memakan
hewan-hewan buas tanpa diolah atau dimasak terlebih dahulu.Bahkan bila perlu
harimau atau beruang langsung dihisap darahnya begitu saja! Untuk anjing atau
serigala liar dibentangnya kedua kaki ke arah yang berlawanan. Akibatnya hanya
sebentar saja mereka menjerit ngeri sebelum tubuh mereka tercerai berai!
Penduduk
yang putus asa kemudian memutuskan untuk membakar saja biang onar itu.Namun
aneh bin ajaib, tubuhnya tidak mempan dibakar! Penduduk di daerah sana pun
tidak punya daya lagi. Mereka membiarkan saja Onoma berkeliaran di daerah
pekuburan.Agar tidak diganggu, maka penduduk pun terpaksa memberikan makanan
kepadanya.Dengan berbuat begitu, maka desa pun terhindar dari gangguannya.
Namun
karena takut bahwa suatu saat Onoma membuat ulah maka cukup banyak penduduk
yang meninggalkan daerah itu Tanda-tandanya sudah Nampak, meskipun sudah diberi
makan, tetap saja banyak ternak yang hilang.Kalau dihitung-hitung selama
puluhan tahun, jumlah ternak yang hilang itu jumlahnya sudah ribuan! Bahkan
bila ditambah hewan yang dijadikan makanan dan hewan liar yang dibunuhnya, maka
binatang yang telah dibunuhnya sudah
mencapai puluhan ribu! Benar-benar kekuatan Legion yang mengiriskan.
Setiap
tahun, jumlah demon yang bergabung terus bertambah. Setelah sekitar 10 tahun,
jumlah demon yang bergabung sudah terlalu banyak.Tubuh Onoma sudah tidak kuat
lagi menampungnya.Legion pun menyadarinya Maka Legion pun menjebak seorang
penduduk kota Gerasa lainnya. Sebut saja namanya Nome. Sebenarnya Nome bukanlah
penduduk asli Gerasa. Karena kalau ia tahu, tidak mungkin ia mau melalui daerah
pekuburan. Malangnya ia tidak mengetahui kondisi pekuburan. Saat ia melaluinya,
ia pun ditangkap Onoma.
Hal
yang dialami Nome sama dengan Onoma. Dari tahun ke tahun jumlah demon yang
menghuni tubuhnya semakin banyak. Itulah kehebatan dari Legion. Ia bisa
mengumpulkan dan menyatukan para demon. Dengan demikian jumlah demon yang telah
bergabung semakin banyak. Dengan perkataan lain enersi yang disatukan Legion
semakin lama semakin besar. Sangat sangat… besar!
Suatu
kali Yesus beserta rombongannya diikuti oleh penduduk Gerasa melalui daerah
pekuburan itu. Penduduk di sana sudah mengingatkan agar Yesus jangan melalui daerah pekuburan karena bisa celaka.
Tidak ada yang tahu siapa sebenarnya Yesus itu. Yesus pun dengan sengaja
melalui daerah pekuburan itu. Saat Yesus melangkah mendekati pekuburan, Legion
dapat merasakan kekuatan yang sangat dahsyat melanda mereka. Legion sangat
terkejut
“Kekuatan
siapa kah ini?” Legion bertanya-tanya.
Onoma
dan Nome sudah merasa gelisah. Kekuatan ini semakin lama semakin deras melanda
mereka. Mereka pun tidak tahan menghadapinya. Untuk melawannya, Legion segera
menggelar enersi jahatnya langsung ke puncak! Itulah enersi demon tingkat 4! Hal
itu berarti mereka bermaksud mengadu kekuatan sampai binasa. Semakin Yesus
mendekati Legion, Legion semakin terasa sesak.Tanpa menunggu lagi, Legion pun
segera melontarkan enersi tertingginya.
Enersi
roh maha jahat pun terpancar dari Onoma dan Nome. Mereka berdua menyatukan
enersi jahat yang terdapat dalam tubuh mereka. Kekuatan jahat yang dipancarkan
sungguh mengerikan. Binatang liar di sekitar kuburan itu melolong-lolong ngeri.
Suara binatang-binatang itu seperti sedang dilanda ketakutan dahsyat.
Mereka
dapat merasakan kekuatan jahat yang merajalela. Dalam jarak yang jauh dari
tempat Onoma pun enersi ini dapat dirasakan. Betapa mengerikannya enersi ini.
Dengan
cepat enersi demon tingkat 4 melanda Yesus yang berjalan menghampirinya. Tidak
ada orang yang berani mendekati Onoma dan Nome yang dalam kondisi tidak sadar itu!
Semua penduduk bahkan sudah bersiap-siap kabur. Namun penduduk itu masih menunggu apa yang terjadi
dengan Yesus yang dianggapnya sangat nekad.
Orang-orang
yang berada di belakang Yesus dapat merasakan kekuatan angin maha dahsyat
melanda mereka. Kekuatan itu membuat mereka ketakutan dan menggigil. Anehnya
Yesus yang menghampiri Onoma dan Nome sepertinya tidak merasakan apa-apa. Bahkan
tanpa kesulitan apa pun, Yesus menghampiri keduanya.
Tiba-tiba
enersi demon puncak yang dilontarkan Legion sudah menghampiri tempat berdirinya
Yesus. Anehnya, walaupun Yesus yang menjadi sasaran, ia tidak terkena dampak
apa pun! Sebaliknya terpancar keluar enersi mega dahsyat dari tubuh Yesus. Kekuatan
ini dengan mudah menetralisir enersi demon tingkat puncak itu!
Legion
yang mengendalikan Onoma dan Nome sangat terkejut. Siapa pribadi di dunia ini
yang mampu mengalahkan kekuatan mereka?Mereka merupakan kumpulan dari ribuan
demon. Satu demon saja sudah memiliki enersi yang sangat besar. Sekarang ribuan
demon bergabung melontarkan enersi berkekuatan raksasa!
Namun
enersi gabungan mereka, seakan-akan tidak ada artinya. Itu tidak mungkin!
Kenyataannya
sekarang enersi maha dahsyat itu seperti punah begitu saja.
Yesus
sepertinya tidak melakukan usaha apa pun untuk membuyarkan enersi mereka.
Hanya
ada satu pribadi yang bisa menahklukkan mereka dengan begitu mudah. Orang yang
sedang mendekati Onoma dan Nome adalah? Itu pasti Allah sendiri! Allah dalam
rupa manusia! Karena Allah sendiri yang menciptakan enersi yang mereka miliki
semula. Allah sendiri yang menciptakan kesatuan para roh itu sehingga
menghasilkan kekuatan super. Sayangnya enersi itu telah berubah menjadi enersi yang
digunakan untuk kejahatan. Kesatuan roh yang terjadi bukan untuk tujuan yang
telah ditetapkan Allah. Semuanya telah diselewengkan.
Kesatuan
roh jahat di dalam Legion sudah diambang perpecahan. Mereka sebentar lagi akan
tercerai-berai. Itulah konsekuensi dari bertemunya himpunan enersi mereka dengan
sumber enersi sejati!
“Ampun!
Ampun!” Legion menyadari bahwa mereka tidak mungkin mengalahkan Allah sendri.
Raja
setan yang bernama Lucifer pun tidak menang! Apalagi Legion. Yesus menatap
Legion. Yesus mengetahui bahwa memang waktu untuk para iblis binasa selamanya
belum tiba.
“Hai
Legion! Keluarlah dari tubuh Onoma dan Name! Jangan lagi kau ganggu mereka!”
Yesus memerintah dengan kuasaNya.
“Siap!
Namun biarkan kami masuk ke tubuh babi-babi yang ada di pinggir jurang itu!”
Legion
yang perlu sarana yang banyak untuk menampung pecahnya roh jahat mereka karena
jumlahnya yang banyak memohon. Yesus maklum akan keadaan Legion. Diijinkannya
Legion untuk berpindah dari tubuh Onoma. Legion pun mulai proses pemecahan diri.
Demon yang telah dikumpulkan selama puluhan tahun itu harus dibebaskan. Hal itu
memerlukan enersi yang sangat banyak. Legion melihat enersi yang dibutuhkan itu
ada pada ribuan babi yang ada di dekat jurang. Lalu para demon memisahkan diri
dan segera memasuki raga para babi.
Ada
yang satu babi satu demon. Ada juga yang satu babi dihuni oleh lebih dari satu
roh bahkan sampai belasan roh jahat. Dengan cara itu barulah para roh Legion
bisa keluar. Mereka sudah lama bahkan ada yang sudah puluhan tahun menghuni
tubuh Onoma dan kemudian Nome. Sekarang mereka harus terpencar kembali menjadi
roh-roh satuan. Mereka keluar sambil menjerit kesakitan karena apa yang sudah
satu sekarang dipisahkan kemballi. Begitulah kisah sekitar 2.000 tahun lalu.
--o0o—
Pasukan malaikat
pun menyadari akan datangnya bahaya ini. Namun mereka tidak takut. Mereka pun
menghimpun enersi angeliknya sampai ke tataran puncak. Akan terjadi bentrokan
antara kedua enersi yang sangat berlawanan itu. Tiba-tiba terdengar suara
seperti seruling yang panjang. Itulah bunyi sangkakala. Mendengar suara itu,
Legion pun menciut nyalinya. Itulah isyarat baginya. Isyarat yang bisa
membuatnya binasa selamanya! Sang Master, pemimpin tertinggi iblis yakni
Lucifer sudah memberitahukannya.
Tiba-tiba Sang
Bos Legion berseru lantang, “Tahan!”
Mahluk hitam
tinggi besar itu pun berhenti.
“Baiklah kita
akhiri dahulu pertempuran kita sekarang. Belum tiba waktunya!” Legion
mengusulkan perdamaian sementara.
“Pergilah!
Jangan membuat kegaduhan seperti ini lagi kalau engkau tidak mau binasa!” kepala
pasukan malaikat pun mengusirnya. Mereka menyadari bahwa perang ini memang
seharusnya belum berlangsung. Mereka
harus menunggu Hari Besar yaitu Hari Allah yang Maha Kuasa!
Langkah mahluk
hitam memasuki gereja pun terhenti. Malaikat yang menghadangnya pun tidak
membuat gerakan menyerang para demon. Sepertinya para malaikat itu hanya
berusaha melindungi orang-orang percaya yang takut akan Tuhan!
“Bubar!”
lagi-lagi perintah Sang Bos menggema.
Dengan cepat
semua roh jahat itu memecahkan diri dan
kembali ke tempat tugas masing-masing
-o0o-
Jonas mungkin
satu-satunya yang bisa melihat kejadian itu dengan sedikit jelas. Ia memang
memiliki kemampuan untuk melihat demon dengan jelas. Sayangnya ia tidak bisa
melihat sosok malaikat sejelas melihat demon. Ia hanya bisa melihat sinar putih
saja. Hal ini tidak mengherankan. Karena hanya beberapa dari orang yang kudus
dan suci hatinya yang bisa melihat kehadiran malaikat.
Jonas sempat
bergeming menyaksikannya. Sungguh luar biasa pertempuran itu. Dia sudah bisa
melihat roh hitam yang jahat itu dan
merasa takut. Tetapi ia belum pernah melihat sosok mahluk yang bercahaya terang
itu. Ia merasa damai saat memandang mereka.
Jonas hanya
dapat menduga bahwa telah terjadi pertempuran antara mahluk hitam dan mahluk
putih yang bersinar terang itu. Kelihatannya pertempuran itu sudah berakhir
sekarang. Ia melihat mahluk hitam tinggi besar itu telah pecah dan mahluk hitam
kecil menyebar dan pergi. Jonas pun melihat salah satu mahluk hitam itu kembali
ke rumahnya.
Jonas terpaksa
kembali ke rumahnya. Ia takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dengan
mamanya. Benar saja, dengan adanya mahluk hitam itu mamanya terlihat sangat gelisah.
Jonas benar-benar tidak berdaya. Ia tidak tahu bagaimana mengatasinya.
-o0o-
Hasan dan Arman
yang sangat ketakutan sudah tidak bisa melakukan apa pun juga.
Mereka pasrah
pada apa yang akan terjadi pada mereka. Tiba-tiba di ruangan tamu tempat mereka
berada, terdengar suara sayup-sayup
Ada
kuasa dalam darahNya, darah Domba Allah
Ada
kuasa dalam darahNya, dalam darah Domba Allah
Berulang syair
lagu itu dinyanyikan.
“Hasan, kamu
dengar ada yang menyanyi?” Arman heran.
“Tidak tahu.
Sepertinya ada yang menyanyi di lantai atas. Tapi mengapa bisa terdengar di
sini. Bukankah lantai di atas kedap suara?” Hasan juga bingung.
“Kamu merasakan
tidak?” Arman bertanya tidak sempurna.
“Saya tahu. Saya
juga merasakannya. Kehadiran yang menyeramkan itu berangsur hilang!” Hasan
menjawab seakan-akan mengerti pertanyaan Arman sepenuhnya.
“Betul. Lagu itu
membuat hati kita tenang. Sungguh hebat dampak lagu itu!” Arman kagum.
“Sebenarnya kita
sudah sering mendengarnya. Hanya kita tidak pernah ikut menyanyikannya. Saat
ini saya mau ikut menyanyikannya!” Hasan langsung bernyanyi mengikuti syair
lagu itu.
Arman yang
melihat kelakuan Hasan , akhirnya ikut menyanyi. Mereka berdua seperti mendapat
kekuatan saat ikut menyanyikannya. Mereka terus bernyanyi, sampai mereka merasa
benar-benar tenang dan tidak ada lagi tekanan yang mereka rasakan. Saat itulah
kekuatan Legion tercerai berai!
-o0o-
Para jemaat dan diaken
gereja Yesus Satu-Satunya Juruselamatku pun sudah menyelesaikan waktu doa
mereka. Demikian pula Pastor Peter dan Ev. Debora sudah menyelesaikan doa dan
penyembahan mereka. Bahkan mereka sekarang sudah beristirahat. Memang usia Pastor Peter dan Ev. Debora sudah
tidak muda lagi. Pastor Peter sudah kepala 7 sedangan Ev. Debora sudah kepala
6. Namun demikian keduanya masih penuh semangat memberitakan Injil Tuhan
Para mahluk
hitam masih melakukan tugas mereka di daerah Mangga Besar. Menebarkan
panah-panah yang menyiksa orang-orang yang belum mengenalnya tanpa disadari!
Yakob sendiri
juga ingin mengakhiri pujian dan penyembahannya. Ia kembali memetik gitarnya. Dari
mulutnya terlontar lagu lain.
Di
hadiratMu tempat yang kurindukan
Nafas
hidupku dan sumber kekuatan
Di
sana Kau nyatakan
Isi
hati dan rinduMu
Sehingga
kumengerti
Berharganya
hidupku
HadiratMu
yang membawaku
Terima
semua janjiMu
Membuat
hidupku menjadi indah
HadiratMu
yang menguatkan
Aku
di dalam pengharapan
Yesus
untuk selamanya
Hiduplah
dalamku
Di
hadiratMu tempat yang kurindukan
Nafas
hidupku dan sumber kekuatan
Di
sana Kau nyatakan
Isi
hati dan rinduMu
Sehingga
kumengerti
Berharganya
hidupku
HadiratMu
yang membawaku
Terima
semua janjiMu
Membuat
hidupku menjadi indah
HadiratMu
yang menguatkan
Aku
di dalam pengharapan
Yesus
untuk selamanya
Hiduplah
dalamku
HadiratMu
yang membawaku
Terima
semua janjiMu
Membuat
hidupku menjadi indah
HadiratMu
yang menguatkan
Aku
di dalam pengharapan
Yesus
untuk selamanya
Hiduplah
dalamku
Yesus
untuk selamanya
Hiduplah
dalamku
Yakob pun
menyelesaikan momen intimnya dengan Allah. Sebelum tidur ia masih sempat
membaca Injil Markus pasal 5. Hal rutin yang membuat jiwanya selalu berada di
dekat Allah. Ia pun masih sempat mendoakan untuk jiwa Pak Rocky dan
keselamatannya. Setelah itu ia pun merebahkan diri dan tidur.
-o0o-

No comments:
Post a Comment