Saturday, December 19, 2015

Coram Deo Ep 2 - Legion


CORAM DEO
(Episode 2)

LEGION

Yakob dengan bergegas berlalu dari gerobak Rocky. Setelah melihat Pak Rocky dikerumuni pembeli, ia pun mulai melangkah dengan tenang.  Tidak mungkin Pak Rocky akan mengubernya.

Tiba-tiba Yakob tersadar, ia berada tepat di depan gang yang dimasuki Jonas.

“Pasti Jonas sedang menikmati makan malam bersama mamanya” gumam Yakob. Pikirannya terkenang akan pertemuannya tadi dengan Sang Remaja.

Karena ingin tahu rumah yang akan dikunjunginya besok, ia pun masuk ke gang itu dan mencari nomor 11c. Ternyata benar penjelasan Jonas. Nomor 11 C ada di sebelah kiri dengan cat pintu berwarna hijau. Rumahnya kecil sangat sederhana kalau tidak mau dibilang buruk. Lampu penerangannya juga buram.  Yakob teringat penjelasan Jonas bahwa papanya sudah meninggal dan sekarang ibunya sedang sakit.
Entah mengapa rasanya Yakob ingin segera bertamu saja. Sayang sudah terlalu malam, sehingga ia pun membatalkan niatnya. Lebih baik ia datang berkunjung besok pagi pk 10.

Yakob pun berlalu dari depan rumah Jonas. Tanpa disadari ada sepasang yang memandangi Yakob dari dalam rumah itu. Yakob tidak melihatnya karena ia dalam posisi terang sedang orang itu dalam posisi gelap! Mata itu memandang takjub akan sinar yang terpancar dari ‘jubah’ yang dikenakan Yakob. Bukan hanya jubah yang terang benderang itu, Jonas juga melihat ada satu sinar terang besar yang menyertai langkah Yakob. Itulah yang membuat dia takjub sewaktu bertemu Yakob sedang makan nasi goreng Bang Rocky! Sinar apakah itu? Jubah apa pula itu?

Dengan langkahnya yang cepat, Yakob pun segera masuk ke gedung gereja.

“Jangan lupa menggembok pintu ya!” pesan Pastor Peter ,gembala sidang di gereja itu, saat ia pergi keluar tadi.

Peringatan itu kini terngiang-ngiang. Dikuncinya pintu gerbang utama sekaligus digemboknya.  Setelah itu ia masuk ke kamar pastori gereja yang disediakan untuk tempat tinggal para hamba Tuhan.  Yakob sempat melihat ke arah ruang tamu di lantai 1. Tampak Arman, pengemudi gereja dan Hasan, petugas kebersihan sekaligus keamanan gereja, tampak sedang asyik nonton televisi. Yakob sempat menyapa mereka dan setelah itu ia pun menaiki tangga menuju lantai 3 tempat ia berdiam. Saat melewati lantai 2 yang menjadi kediaman Pastor Peter dan istrinya Ev. Debora, ia ingin mampir sejenak.

“TOK…. TOK….. TOK…!” tangannya membunyikan suara pertanda minta ijin masuk.

Namun tidak ada reaksi apa pun dari dalam. Sepertinya Pastor Peter dan Ev. Debora, istrinya, sudah tidur.  Yakob pun berlalu dan langsung menuju ke kamarnya di lantai 3. Saat ia berada di kamar, Yakob merasakan hal yang aneh. Selama sekitar sebulan dia berada di pastori gereja, baru kali ini ia merasakannya. Serasa ada suasana tidak biasa di pastori. Irama denyut nadinya meningkat. Ia tidak takut dengan suasana seperti itu.

“Ada apa gerangan dengan situasi ini?” gumamnya.

Suasananya sangat  hening. Namun dibalik itu , seperti ada yang akan terjadi.

Firasat yang dirasakan Yakob sangat tepat.

“Hmmmmmmhhhh!” sebuah bunyi berkumandang sebagai tanda berkumpul bagi mahluk roh hitam.

Suasana di luar gedung gereja yang awalnya tenang berubah 180 derajat! Mahluk hitam yang dikenal sebagai demon itu bermunculan dari segala penjuru di area Mangga Besar! Posisi mereka semua tidak beraturan! Sepertinya mereka sudah biasa tidak mau diatur. Suasana di luar gedung gereja menunjukkan skala peningkatan dari berkumpulnya para mahluk hitam. Manusia biasa tidak ada satu pun yang bisa melihat kehadiran mereka. Paling banter manusia hanya bisa merasakan dengan berdirinya bulu tengkuk.Sang Bos area Mabes (Mangga Besar) memberi perintah kepada para mahluk  hitam tersebut.

“Cepat….! Seluruhnya berkumpul di sini! Formasi gabungan membentuk kesatuan!” terdengar suara Bos Mabes memberi perintah kepada para demon.

Sambil memberi perintah, tangannya yang mengandung unsur panas dilayangkan ke salah satu demon yang tidak mau menuruti perintahnya.

“DESSSS…!!”

Sang demon terpental jatuh dengan seringai kesakitan di wajahnya. Setelah itu ia pun menuruti perintah Sang Bos.Para demon terus bertambah dan dengan patuh mereka mengikuti instruksi Bos Mabes. Walaupun demikian Sang Bos tetap menunjukkan kekuasaannya. Tangannya rajin menampar, memukul dan  meninju.Kakinya pun tidak kalah aktif. Ditendangnya demon yang berada di dekatnya. Mulutnya tidak berhenti memaki-maki dan memarahi para bawahannya itu.

Tingkatan demon yang berkumpul memang dari level bawah. Namun dengan jumlah banyak ditambah kehadiran sang komandan, maka kumpulan mahluk ini tidak bisa dianggap ringan sama sekali.Energi jahat yang merembes keluar dari persatuan mereka menjadi dahysat. Hawa yang dihasilkan membuat bulu kudus manusia berdiri. Mangga Besar yang  telah menjadi pusat untuk peredaran narkoba dan ajang pencarian kenikmatan daging telah menjadi lokasi berkumpulnya mahluk-mahluk ini. Semakin lama semakin banyak demon yang hadir di daerah ini. Dan sekarang para demon itu dikumpulkan bersama dengan suatu tujuan!

Saat Sang Bos mendapat informasi kehadiran sosok berjubah ilahi dan ia bermaksud menyingkirkannya! Sosok seperti itu menjadi ancaman serius bagi tugas para demon bawahannya. Ribuan mahluk hitam itu secara perlahan namun pasti membentuk suatu bentuk raksasa hitam dengan Sang Bos yang menjadi kepalanya! Formasi ini sangat jarang dilakukan.Hanya dahulu ,sekitar 2.000 tahun lalu, pernah terjadi sekali.Itu pun dengan menggunakan wadah tubuh manusia.Tepatnya di daerah pekuburan di Gerasa. Sayangnya saat itu Anak Allah datang dan mengusir mereka. Terpaksalah Sang Bos mengikuti perintah Anak Allah. Siapa pula yang bisa membantah perintah Sang Raja itu? Bahkan Sang Bos Besar sekali pun tidak bisa melawan Sang Raja!

Akhirnya mereka keluar dari tubuh manusia yang telah dihuninya selama bertahun-tahun! Mereka keliling dunia dan terakhir singgah di lokasi Mangga Besar, Jakarta, Indonesia ini! Sudah puluhan tahun mereka berdiam di lokasi Mangga Besar. Cukup banyak perlawanan yang mereka hadapi, terutama dari para manusia berjubah ilahi. Sudah banyak kali para demon berbenturan dengan para manusia tersebut. Adakala mereka kalah, namun seringkali mereka menang. Jumlah manusia yang berhasil mereka pengaruhi bertambah banyak.Jauh melampaui jumlah manusia yang berhasil dipengaruhi para manusia berjubah ilahi itu! Bukankah sejak kejatuhan manusia di taman Eden, manusia sudah hancur? Sangat sedikit perlawanan yang mereka temukan, kecuali dari para manusia berjubah ilahi. Di GeYeSKu ada Pastor Peter dan Ev. Debora. Keduanya memang mengenakan jubah ilahi. Walau  para demon tidak mampu mengatasi mereka berdua, namun gerakan keduanya sudah terbatas karena masalah usia.

Yakob mulai merasa gelisah. Ia dengan cepat masuk ke dalam kamarnya. Di tengah kegalauannya ia mengambil gitar kesayangannya dan mulai memetiknya. Tanpa membuang waktu, ia pun mulai bernyanyi menyembah nama Yesus. Itulah hal yang pasti dilakukan saat  gelisah dan galau. Memuji dan berdoa kepadaNya! Ia tahu persis tempatnya mengadu. Hanya Tiga Pribadi dalam satu kesatuan yang menjadi andalannya. Itulah Allah Tritunggal. Diawalinya pujian penyembahan  dengan lagu gubahan Ir. Niko Njotorahardjo. Lagu lawas namun memberinya kekuatan.

Sukacitaku penuh
Kubermazmur bagiMu
Kar’na ku tahu ku t’lah ditebus
Oleh curahan darahMu

Ku menyanyi bagiMu
Ku memuji namaMu
Kar’na ku tahu ku berkem’nangan
Oleh curahan darahMu

DarahMu Yesus sucikan daku
darahMu Yesus bebaskanku
darahMu Yesus ubahkan daku
kujadikan baru.

-o0o-

Sementara itu di lantai 2 gedung pastori, Pastor Peter yang sedang beristirahat dengan tenang tiba-tiba menjadi gelisah dalam tidurnya. Ia sepertinya mengalami mimpi buruk. Ada kekuatan iblis yang hendak menerkamnya. Sosok singa mengaum-ngaum dalam mimpinya mengelilingi tubuhnya. Lalu tiba-tiba singa itu melompat ke arahnya. Pastor Peter menjerit, “Tuhan Yesus, tolong saya!” Dalam kegelisahnnya Pastor Peter terbangun dari tidurnya.  Ia merasa keringat dingin keluar dari sekujur tubuhnya. Pastor Peter bertanya-tanya dalam hati, pertanda apakah ini?  Sementara itu, di sampingnya Sang Istri sepertinya juga tidur dengan gelisah. Tak lama kemudian, hanya selang waktu beberapa menit, Ev. Debora terbangun.

“Lao bo (istri, red) ada apakah denganmu?” Pastor Peter meminta penjelasan.

“Ge ge (kakak) saya bermimpi sangat seram tadi. Ada seekor singa buas yang melompat dan menerkam saya!” Ev Debora memeluk suaminya seakan meminta perlindungan.

“Apa? Sungguh mengherankan! Mengapa mimpi saya serupa denganmu? Pasti itu pertanda!” Pastor Peter menduga.

“Sepertinya begitu. Karena ini mimpi ini menyeramkan saya rasa ini pertanda buruk. Ge ge mari berdoa bersama meminta perlindungan Allah kita” Ev. Debora mengusulkan.

“Saya setuju. Mari mulai dengan memuji Tuhan terlebih dahulu dengan lagu Ada Kuasa dalam Darahnya.” Pastor Peter pun segera mulai menyenandungkan lagu pujian itu. Istrinya pun segera mengikuti. Perpaduan keduanya membentuk harmoni dan kesatuan yang indah dan kuat. Pastor Peter mengeluarkan suara bassnya sedangkan Ev. Debora menimpali dengan suara Soprannya. Secara otomatis mereka bernyanyi dengan membagi suara. Selama pelayanan berpuluh tahun, mereka sudah terbiasa bernyanyi bersama. Keduanya terbilang ahli dalam bernyanyi, tertutama Ev. Debora yang memang menyenangi seni suara.

Maukah engkau bebas dari dosa? Dalam darahNya ada kuasa
Maukah menang atas kejahatan? Ajaiblah kuasa darahNya
Ada kuasa dalam darahNya, darah Domba Allah
Ada kuasa dalam darahNya, dalam darah Domba Allah

Maukah bebas dari hawa nafsu? Dalam darahNya ada kuasa
Datanglah kau akan disucikan dalam kuasa darahNya
Ada kuasa dalam darahNya, darah Domba Allah
Ada kuasa dalam darahNya, dalam darah Domba Allah

Maukah engkau melayani Yesus? Dalam darahNya ada kuasa
Maukah hidup tiap hari memuji kuada darahNya yang ajaib
Ada kuasa dalam darahNya, darah Domba Allah
Ada kuasa dalam darahNya, dalam darah Domba Allah

Sementara itu di lantai 3, tanpa disadari Yakob pun sudah beralih ke lagu yang sama!

Ada kuasa dalam darahNya, darah Domba Allah
Ada kuasa dalam darahNya, dalam darah Domba Allah

Memang lagu ini mengingatkannya akan kuasa dari Juruselamatnya. Kekuatan yang tidak pernah diragukan. Dialah Benteng Perlindungan dan Penolong-nya. Siapa pun yang letih lesu dan berbeban berat datanglah kepadaNya. Maka Dia akan memberikan kelegaan. Lagu ini selalu membangkitkan kekuatan dalam dirinya saat ia sedang mengalami peperangan rohani. Namun kali ini di tempat terpisah ada Pastor Peter dan Ev. Debora menyanyikan lagu yang sama. Sungguh kebetulan yang ajaib. Mereka bertiga menyanyikan lagu yang sama pada waktu yang sama seakan-akan sudah diatur.

Secara sayup-sayup sepertinya mereka dapat saling mendengar lagu yang dinyanyikan itu. Tanpa terasa lagu yang dinyanyikan menghantar Pastor Peter, istri dan Yakob berada dalam kesatuan roh. Tepatnya dipersatukan dalam roh oleh Roh Allah yang terdapat di dalam diri mereka. Lagu Ada Kuasa dalam Darahnya menjadi penghantar mereka bertiga untuk  masuk dan berkomunikasi dengan Sang Pencipta, Allah YHWH! Ketiganya seperti sedang kepenuhan roh.

-o0o-

Sementara itu Arman, supir gereja, dan Hasan, pelayan kebersihan sekaligus keamanan gereja, yang menghuni kamar di lantai 1 gedung pastori merasakan bulu kuduk mereka merinding. Mereka berdua kebetulan sedang menonton acara film bioskop di saluran TV swasta. Keduanya masih belum percaya kepada Yesus sebagai Juruselamat walaupun keduanya sudah seringkali diberitakan kabar baik. Mereka mengira dengan ikut melayani di gereja, mereka akan mendapat dua keuntungan. Yang pertama bila dari agama mereka tidak dapat masuk surga, mereka minimal dapat masuk melalui perbuatan baik yang mereka lakukan. Mereka tidak pernah mau menyerahkan hatinya buat Kristus.

“San… Kamu merasakan tidak?” Arman  bertanya namun tidak lengkap.

“Maksudmu ? Merinding ya?” Hasan menduga.

“Betul. Sepertinya ada yang tidak beres!” Arman bingung.

“Iya. Kamu dengarin saja. Suara anjing pada melolong!” Hasan menambahkan.

“Memang aneh. Mengapa anjing-anjing pada melolong seperti itu? Menyeramkan!” Arman ketakutan.

“Biasanya kalau suaranya seperti itu, ada setan yang lewat!” Hasan mengulang informasi yang sering didengarnya.

“Berarti…. Setan yang lewat ini sangat banyak? Karena sepertinya semua anjing di sini pada melolong. Suaranya ribut sekali” Arman menyimpulkan lebih lanjut.

“Sepertinya begitu. Saya tidak pernah mengalami hal seperti ini.” Hasan juga mulai ketakutan.

Bulu tengkuk mereka berdua semakin merinding menit demi menit. Muka Arman dan Hasan menjadi pucat. Arman yang paling parah. Dia sudah meringkuk di bangkunya. Ditekuknya kedua kakinya, lalu dia memeluk kedua kakinya seakan-akan ingin melindungi dirinya.

-o0o-

Sementara di gang gelap nomor 11c , Jonas sedang mengamati kejadian aneh. Dia diberi kemampuan untuk melihat mahluk-mahluk itu. Jonas memang bisa melihat demon! Dia tadi melihat Yakob menghampiri rumahnya dan anehnya Jonas melihat Yakob berjalan dengan pakaian putih bersinar. Pakaian yang tidak pernah dia lihat. Saat Yakob mendekati rumahnya, mahluk hitam yang selama ini mendiami rumahnya dan menyebabkan mamanya sakit , tiba-tiba menghilang. Sepertinya mahluk itu takut dengan kehadiran Yakob. Mahluk itu tidak mau berada dekat dengan Yakob!  Namun setelah Yakob berlalu, mahluk itu kembali mengganggu mamanya. Itulah yang membuat mamanya sering mengalami sakit!

Kejadian aneh lainnya juga terjadi, setelah Yakob berlalu. Dari sekitar rumahnya, ia melihat banyak mahluk hitam itu muncul dan kemudian mereka terbang menuju satu arah. Bahkan mahluk hitam yang ada di rumahnya pun ikut bergabung dengan para mahluk hitam lainnya. Jonas merasa ngeri sekaligus penasaran.

“Ada apa gerangan?” katanya dalam hati.

Setelah tidak ada lagi mahluk hitam yang terbang di udara, ia pun penasaran dengan tempat tujuan para mahluk itu terbang. Dilihatnya mamanya sedang tertidur lelap. Itu hal yang langka! Dengan memberanikan diri, kemudian ia keluar rumahnya. Dengan cepat ia sudah tiba di dekat Gereja Yesus Satu-Satunya Juruselamatku!

Di depan gereja tampak berdiri mahluk hitam yang sangat besar. Ukurannya tidak kalah dengan tinggi bangunan gereja itu!  Sewaktu diperhatikan lagi, mahluk hitam tinggi besar itu terdiri dari banyak sekali mahluk-mahluk hitam kecil seperti yang sering ia lihat berada di rumahnya. Di rumahnya , satu mahluk saja bisa membuat mamanya menderita sakit, lalu bagaimana dengan kumpulan begitu banyak mahluk seperti itu? Rupanya mahluk itu sedang mengincar gereja. Entah apa maksudnya?

-o0o-

Pengalaman supranatural juga dialami oleh berbagai jemaat dan pengurus gereja itu.
Simon , salah seorang diaken (majelis) yang tinggal dekat gereja merasakan kegelisahan yang tidak wajar. Semakin lama ia semakin gelisah. Hal ini membuatnya bingung. Namun sebagai seorang majelis, ia sudah tahu bahwa saat itu ia membutuhkan pertolongan dari Allah Pencipta Langit dan Bumi! Allah Tritunggal! 
Ia pun memanggil seluruh anggota keluarganya.

Istri dan ketiga anaknya pun segera mendekat. Bahkan adiknya , Andreas, yang juga tinggal bersama dalam satu rumah bersama keluarganya pun diundang. Andreas rupanya mengalami kegelisahan yang sama. Ia juga memanggil istrinya. Keluarga Simon dan keluarga Andreas bersatu hati mendoakan hal yang membuat mereka gelisah.  Pertama-tama mereka menyerahkan diri mereka sendiri dari perlindungan Allah. Setelah itu mereka melanjutkan ke pokok-pokok doa yang utama. Uniknya mereka hanya terpikir keberadaan gereja dan para hamba Tuhan yang tinggal di sana.
Mereka tidak tahu apa yang sedang terjadi dengan gereja dan ketiga hamba Tuhan di sana. Namun mereka dituntun oleh Roh Kudus untuk mendoakan hal yang memang krusial. Lantunan suara doa mereka berkumandang.

Bukan hanya keluarga Simon juga keluarga jemaat seputar gereja pun ternyata merasakan hal yang sama! Mereka pun bersatu hati mendoakan gereja dan para hamba Tuhan yang melayani di gereja mereka.

-o0o-

Jonas yang masih memandang ngeri pada mahluk hitam tinggi besar itu tiba-tiba melihat kejadian yang lebih aneh lagi.  Ada sinar terang memancar dari gedung gereja dan itu bukan sinar lampu! Dia pun memperhatikan dengan seksama. Ternyata cahaya itu berasal dari kumpulan sinar terang berbentuk seperti mahluk bersayap. Mahluk tinggi besar bersinar terang. Mahluk apakah itu? Dia tidak pernah melihat sebelumnya! Mahluk itu seperti itu memancarkan kelembutan , kedamaian namun sekaligus kekuatan! Semakin lama sinar yang terpancar dari mahluk itu semakin terang. Wajah dan kehadiran mereka membuat hati Jonas menjadi tentram. Semakin lama semakin banyak sinar putih terang itu walau tidak sebanyak demon. Namun mereka sangat kokoh. Kian lama sinar yang memancar dari mahluk itu semakin terang. Sinar terang yang dipancarkan membuat sebagaian demon merasa sangat silau. Para mahluk terang itu pun membentuk formasi benteng di depan gereja!

Pada saat itu, para hamba Tuhan dan jemaat gereja itu ditambah dengan orang-orang percaya yang ada di dekat gereja bersama-sama mengumandangkan doa. Yakob , Pastor Peter dan Ev. Debora merasakan kedamaian luar biasa saat mereka berdoa dan bernyanyi. Seakan-akan mereka dikelilingi oleh perisai yang membentengi mereka.  Bukankah malaikat Tuhan berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka?

-o0o-

Tampaknya mahluk hitam besar itu berusaha menembus benteng yang dibuat oleh para malaikat itu. Namun tidak ada satu pun yang berhasil menembus pertahanan benteng malaikat itu. Sepertinya perang tanding antara malaikat Tuhan dengan mahluk demon itu tidak terhindari.

“Hai Legion, tampaknya kamu ingin dibinasakan oleh Sang Pencipta Langit Bumi, Allah yang Perkasa!” salah seorang malaikat itu tiba-tiba bicara mengingatkan Sang Bos. Rupanya nama Sang Bos adalah Legion.

Legion menjadi gentar setelah namanya dipanggil. Ia tahu bahwa kehadirannya di seputar Mangga Besar sudah diketahui oleh pasukan malaikat itu. Dalam kegentarannya, ia menjadi nekat. Dihimpunnya enersi raksasa hasil gabungan ribuan demon. Mukanya menjadi menyeramkan. Pasukan malaikat yang sudah siap sejak tadi, menunggu aksi Legion. Pasukan malaikat memang sudah dibekali dengan tameng ilahi untuk menghadapi para demon.

AUUUUUUU!!

Lolongan anjing semakin bertambah. Semakin banyak anjing dari radius yang semakin jauh ikut melolong. Menunjukkan semakin besar himpunan enersi jahat yang terpancar dari Legion. Kalau 2.000 tahun lalu, Legion diusir dengan membiarkan mereka membunuh ribuan babi , bagaimana dengan sekarang? Tidak ada babi di seputar situ.

Tiba-tiba Legion melontarkan serangan berupa bola enersi demon tingkat 1. Pasukan malaikat pun segera mengangkat tameng mereka bersama-sama sehingga bola enersi jahat itu terpental. Melihat serangannya gagal, Legion meningkatkan bola enersi demon ke tingkat 2. Serangan ini pun dengan mudah dapat ditangkis oleh pasukan malaikat. Legion bertambah murka. Ditambahnya jumlah enersi jahatnya. Dilontarkannya bola enersi demon ke tingkat 3! Menyadari serangan ini tidak bisa ditangkis saja, maka para malaikat pun melontarkan enersi angelic-nya.

Jonas yang dapat menyaksikan pertarungan antara Legion dan pasukan malaikat, melihat sinar putih menyilaukan menahan bola enersi demon tingkat 3 itu sehingga serangan bola enersi itu musnah!

Murka Legion pun memuncak. Diambilnya ancang-ancang untuk melontarkan bola enersi demon ke tingkat empat alias tingkat puncak! Inilah tataran enersi yang dikenal dengan nama demonic thunder flow (aliran guruh iblis). Tingkat ini hanya pernah dikerahkan sekali saat 2.000 tahun lalu.

--o0o—


2.000 tahun lalu  di kota Gerasa, Legion berhasil membuat resah penduduk di distrik Gadara itu dengan menguasai tubuh seseorang, sebut saja Onoma. Onoma kemudian kehilangan kemampuan untuk menguasai dirinya sendiri. Kekuatan dahsyat nan aneh mengalir dalam dirinya.
Tubuh Onoma menjadi kebal terhadap senjata tajam apa pun juga.Tombak, panah, pisau, pedang, golok, trisula setajam apa pun tidak mampu melukainya. Kekuatannya meningkat luar biasa, sehingga walaupun ada sepuluh orang yang memeganginya, mereka tidak berhasil melumpuhkannya! Penduduk Gerasa pun berusaha untuk mengikatnya. Namun apa daya tali  dan rantai apa pun berhasil dilepaskannya.Belenggu apa pun berhasil dipatahkan dan dimusnahkannya.Bahkan borgol yang sangat kuat pun tidak ada artinya dibandingkan kekuatan Onoma!

Semakin lama, Onoma semakin sulit dikendalikan.Tidak ada yang berani  berada di dekatnya. Ia menangkap dan memakan hewan-hewan buas tanpa diolah atau dimasak terlebih dahulu.Bahkan bila perlu harimau atau beruang langsung dihisap darahnya begitu saja! Untuk anjing atau serigala liar dibentangnya kedua kaki ke arah yang berlawanan. Akibatnya hanya sebentar saja mereka menjerit ngeri sebelum tubuh mereka tercerai berai!

Penduduk yang putus asa kemudian memutuskan untuk membakar saja biang onar itu.Namun aneh bin ajaib, tubuhnya tidak mempan dibakar! Penduduk di daerah sana pun tidak punya daya lagi. Mereka membiarkan saja Onoma berkeliaran di daerah pekuburan.Agar tidak diganggu, maka penduduk pun terpaksa memberikan makanan kepadanya.Dengan berbuat begitu, maka desa pun terhindar dari gangguannya.

Namun karena takut bahwa suatu saat Onoma membuat ulah maka cukup banyak penduduk yang meninggalkan daerah itu Tanda-tandanya sudah Nampak, meskipun sudah diberi makan, tetap saja banyak ternak yang hilang.Kalau dihitung-hitung selama puluhan tahun, jumlah ternak yang hilang itu jumlahnya sudah ribuan! Bahkan bila ditambah hewan yang dijadikan makanan dan hewan liar yang dibunuhnya, maka binatang yang  telah dibunuhnya sudah mencapai puluhan ribu! Benar-benar kekuatan Legion yang mengiriskan.

Setiap tahun, jumlah demon yang bergabung terus bertambah. Setelah sekitar 10 tahun, jumlah demon yang bergabung sudah terlalu banyak.Tubuh Onoma sudah tidak kuat lagi menampungnya.Legion pun menyadarinya Maka Legion pun menjebak seorang penduduk kota Gerasa lainnya. Sebut saja namanya Nome. Sebenarnya Nome bukanlah penduduk asli Gerasa. Karena kalau ia tahu, tidak mungkin ia mau melalui daerah pekuburan. Malangnya ia tidak mengetahui kondisi pekuburan. Saat ia melaluinya, ia pun ditangkap Onoma.

Hal yang dialami Nome sama dengan Onoma. Dari tahun ke tahun jumlah demon yang menghuni tubuhnya semakin banyak. Itulah kehebatan dari Legion. Ia bisa mengumpulkan dan menyatukan para demon. Dengan demikian jumlah demon yang telah bergabung semakin banyak. Dengan perkataan lain enersi yang disatukan Legion semakin lama semakin besar. Sangat sangat… besar!

Suatu kali Yesus beserta rombongannya diikuti oleh penduduk Gerasa melalui daerah pekuburan itu. Penduduk di sana sudah mengingatkan agar Yesus  jangan melalui daerah pekuburan karena bisa celaka. Tidak ada yang tahu siapa sebenarnya Yesus itu. Yesus pun dengan sengaja melalui daerah pekuburan itu. Saat Yesus melangkah mendekati pekuburan, Legion dapat merasakan kekuatan yang sangat dahsyat melanda mereka. Legion sangat terkejut

“Kekuatan siapa kah ini?” Legion bertanya-tanya.

Onoma dan Nome sudah merasa gelisah. Kekuatan ini semakin lama semakin deras melanda mereka. Mereka pun tidak tahan menghadapinya. Untuk melawannya, Legion segera menggelar enersi jahatnya langsung ke puncak! Itulah enersi demon tingkat 4! Hal itu berarti mereka bermaksud mengadu kekuatan sampai binasa. Semakin Yesus mendekati Legion, Legion semakin terasa sesak.Tanpa menunggu lagi, Legion pun segera melontarkan enersi tertingginya.

Enersi roh maha jahat pun terpancar dari Onoma dan Nome. Mereka berdua menyatukan enersi jahat yang terdapat dalam tubuh mereka. Kekuatan jahat yang dipancarkan sungguh mengerikan. Binatang liar di sekitar kuburan itu melolong-lolong ngeri. Suara binatang-binatang itu seperti sedang dilanda ketakutan dahsyat.
Mereka dapat merasakan kekuatan jahat yang merajalela. Dalam jarak yang jauh dari tempat Onoma pun enersi ini dapat dirasakan. Betapa mengerikannya enersi ini.

Dengan cepat enersi demon tingkat 4 melanda Yesus yang berjalan menghampirinya. Tidak ada orang yang berani mendekati Onoma dan Nome yang dalam kondisi tidak sadar itu! Semua penduduk bahkan sudah bersiap-siap kabur. Namun  penduduk itu masih menunggu apa yang terjadi dengan Yesus yang dianggapnya sangat nekad.

Orang-orang yang berada di belakang Yesus dapat merasakan kekuatan angin maha dahsyat melanda mereka. Kekuatan itu membuat mereka ketakutan dan menggigil. Anehnya Yesus yang menghampiri Onoma dan Nome sepertinya tidak merasakan apa-apa. Bahkan tanpa kesulitan apa pun, Yesus menghampiri keduanya.

Tiba-tiba enersi demon puncak yang dilontarkan Legion sudah menghampiri tempat berdirinya Yesus. Anehnya, walaupun Yesus yang menjadi sasaran, ia tidak terkena dampak apa pun! Sebaliknya terpancar keluar enersi mega dahsyat dari tubuh Yesus. Kekuatan ini dengan mudah menetralisir enersi demon tingkat puncak itu!

Legion yang mengendalikan Onoma dan Nome sangat terkejut. Siapa pribadi di dunia ini yang mampu mengalahkan kekuatan mereka?Mereka merupakan kumpulan dari ribuan demon. Satu demon saja sudah memiliki enersi yang sangat besar. Sekarang ribuan demon bergabung melontarkan enersi berkekuatan raksasa!
Namun enersi gabungan mereka, seakan-akan tidak ada artinya. Itu tidak mungkin!
Kenyataannya sekarang enersi maha dahsyat itu seperti punah begitu saja.

Yesus sepertinya tidak melakukan usaha apa pun untuk membuyarkan enersi mereka.
Hanya ada satu pribadi yang bisa menahklukkan mereka dengan begitu mudah. Orang yang sedang mendekati Onoma dan Nome adalah? Itu pasti Allah sendiri! Allah dalam rupa manusia! Karena Allah sendiri yang menciptakan enersi yang mereka miliki semula. Allah sendiri yang menciptakan kesatuan para roh itu sehingga menghasilkan kekuatan super. Sayangnya enersi itu telah berubah menjadi enersi yang digunakan untuk kejahatan. Kesatuan roh yang terjadi bukan untuk tujuan yang telah ditetapkan Allah. Semuanya telah diselewengkan.

Kesatuan roh jahat di dalam Legion sudah diambang perpecahan. Mereka sebentar lagi akan tercerai-berai. Itulah konsekuensi dari bertemunya himpunan enersi mereka dengan sumber enersi sejati!

“Ampun! Ampun!” Legion menyadari bahwa mereka tidak mungkin mengalahkan Allah sendri.

Raja setan yang bernama Lucifer pun tidak menang! Apalagi Legion. Yesus menatap Legion. Yesus mengetahui bahwa memang waktu untuk para iblis binasa selamanya belum tiba.

“Hai Legion! Keluarlah dari tubuh Onoma dan Name! Jangan lagi kau ganggu mereka!” Yesus memerintah dengan kuasaNya.

“Siap! Namun biarkan kami masuk ke tubuh babi-babi yang ada di pinggir jurang itu!”

Legion yang perlu sarana yang banyak untuk menampung pecahnya roh jahat mereka karena jumlahnya yang banyak memohon. Yesus maklum akan keadaan Legion. Diijinkannya Legion untuk berpindah dari tubuh Onoma. Legion pun mulai proses pemecahan diri. Demon yang telah dikumpulkan selama puluhan tahun itu harus dibebaskan. Hal itu memerlukan enersi yang sangat banyak. Legion melihat enersi yang dibutuhkan itu ada pada ribuan babi yang ada di dekat jurang. Lalu para demon memisahkan diri dan segera memasuki raga para babi.
Ada yang satu babi satu demon. Ada juga yang satu babi dihuni oleh lebih dari satu roh bahkan sampai belasan roh jahat. Dengan cara itu barulah para roh Legion bisa keluar. Mereka sudah lama bahkan ada yang sudah puluhan tahun menghuni tubuh Onoma dan kemudian Nome. Sekarang mereka harus terpencar kembali menjadi roh-roh satuan. Mereka keluar sambil menjerit kesakitan karena apa yang sudah satu sekarang dipisahkan kemballi. Begitulah kisah sekitar 2.000 tahun lalu.

--o0o—

Pasukan malaikat pun menyadari akan datangnya bahaya ini. Namun mereka tidak takut. Mereka pun menghimpun enersi angeliknya sampai ke tataran puncak. Akan terjadi bentrokan antara kedua enersi yang sangat berlawanan itu. Tiba-tiba terdengar suara seperti seruling yang panjang. Itulah bunyi sangkakala. Mendengar suara itu, Legion pun menciut nyalinya. Itulah isyarat baginya. Isyarat yang bisa membuatnya binasa selamanya! Sang Master, pemimpin tertinggi iblis yakni Lucifer sudah memberitahukannya.

Tiba-tiba Sang Bos Legion berseru lantang, “Tahan!”

Mahluk hitam tinggi besar itu pun berhenti.

“Baiklah kita akhiri dahulu pertempuran kita sekarang. Belum tiba waktunya!” Legion mengusulkan perdamaian sementara.

“Pergilah! Jangan membuat kegaduhan seperti ini lagi kalau engkau tidak mau binasa!” kepala pasukan malaikat pun mengusirnya. Mereka menyadari bahwa perang ini memang seharusnya belum berlangsung.  Mereka harus menunggu Hari Besar yaitu Hari Allah yang Maha Kuasa!

Langkah mahluk hitam memasuki gereja pun terhenti. Malaikat yang menghadangnya pun tidak membuat gerakan menyerang para demon. Sepertinya para malaikat itu hanya berusaha melindungi orang-orang percaya yang takut akan Tuhan!

“Bubar!” lagi-lagi perintah Sang Bos menggema.

Dengan cepat semua roh jahat  itu memecahkan diri dan kembali ke tempat tugas masing-masing

-o0o-

Jonas mungkin satu-satunya yang bisa melihat kejadian itu dengan sedikit jelas. Ia memang memiliki kemampuan untuk melihat demon dengan jelas. Sayangnya ia tidak bisa melihat sosok malaikat sejelas melihat demon. Ia hanya bisa melihat sinar putih saja. Hal ini tidak mengherankan. Karena hanya beberapa dari orang yang kudus dan suci hatinya yang bisa melihat kehadiran malaikat.

Jonas sempat bergeming menyaksikannya. Sungguh luar biasa pertempuran itu. Dia sudah bisa melihat  roh hitam yang jahat itu dan merasa takut. Tetapi ia belum pernah melihat sosok mahluk yang bercahaya terang itu. Ia merasa damai saat memandang mereka.

Jonas hanya dapat menduga bahwa telah terjadi pertempuran antara mahluk hitam dan mahluk putih yang bersinar terang itu. Kelihatannya pertempuran itu sudah berakhir sekarang. Ia melihat mahluk hitam tinggi besar itu telah pecah dan mahluk hitam kecil menyebar dan pergi. Jonas pun melihat salah satu mahluk hitam itu kembali ke rumahnya.

Jonas terpaksa kembali ke rumahnya. Ia takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dengan mamanya. Benar saja, dengan adanya mahluk hitam itu mamanya terlihat sangat gelisah. Jonas benar-benar tidak berdaya. Ia tidak tahu bagaimana mengatasinya.

-o0o-

Hasan dan Arman yang sangat ketakutan sudah tidak bisa melakukan apa pun juga.
Mereka pasrah pada apa yang akan terjadi pada mereka. Tiba-tiba di ruangan tamu tempat mereka berada, terdengar suara sayup-sayup

Ada kuasa dalam darahNya, darah Domba Allah
Ada kuasa dalam darahNya, dalam darah Domba Allah

Berulang syair lagu itu dinyanyikan.

“Hasan, kamu dengar ada yang menyanyi?” Arman heran.

“Tidak tahu. Sepertinya ada yang menyanyi di lantai atas. Tapi mengapa bisa terdengar di sini. Bukankah lantai di atas kedap suara?” Hasan juga bingung.

“Kamu merasakan tidak?” Arman bertanya tidak sempurna.

“Saya tahu. Saya juga merasakannya. Kehadiran yang menyeramkan itu berangsur hilang!” Hasan menjawab seakan-akan mengerti pertanyaan Arman sepenuhnya.

“Betul. Lagu itu membuat hati kita tenang. Sungguh hebat dampak lagu itu!” Arman kagum.

“Sebenarnya kita sudah sering mendengarnya. Hanya kita tidak pernah ikut menyanyikannya. Saat ini saya mau ikut menyanyikannya!” Hasan langsung bernyanyi mengikuti syair lagu itu.

Arman yang melihat kelakuan Hasan , akhirnya ikut menyanyi. Mereka berdua seperti mendapat kekuatan saat ikut menyanyikannya. Mereka terus bernyanyi, sampai mereka merasa benar-benar tenang dan tidak ada lagi tekanan yang mereka rasakan. Saat itulah kekuatan Legion tercerai berai!

-o0o-

Para jemaat dan diaken gereja Yesus Satu-Satunya Juruselamatku pun sudah menyelesaikan waktu doa mereka. Demikian pula Pastor Peter dan Ev. Debora sudah menyelesaikan doa dan penyembahan mereka. Bahkan mereka sekarang sudah beristirahat.  Memang usia Pastor Peter dan Ev. Debora sudah tidak muda lagi. Pastor Peter sudah kepala 7 sedangan Ev. Debora sudah kepala 6. Namun demikian keduanya masih penuh semangat memberitakan Injil Tuhan

Para mahluk hitam masih melakukan tugas mereka di daerah Mangga Besar. Menebarkan panah-panah yang menyiksa orang-orang yang belum mengenalnya tanpa disadari!

Yakob sendiri juga ingin mengakhiri pujian dan penyembahannya. Ia kembali memetik gitarnya. Dari mulutnya terlontar lagu lain.

Di hadiratMu tempat yang kurindukan
Nafas hidupku dan sumber kekuatan
Di sana Kau nyatakan
Isi hati dan rinduMu
Sehingga kumengerti
Berharganya hidupku


HadiratMu yang membawaku
Terima semua janjiMu
Membuat hidupku menjadi indah

HadiratMu yang menguatkan
Aku di dalam pengharapan
Yesus untuk selamanya
Hiduplah dalamku

Di hadiratMu tempat yang kurindukan
Nafas hidupku dan sumber kekuatan
Di sana Kau nyatakan
Isi hati dan rinduMu
Sehingga kumengerti
Berharganya hidupku

HadiratMu yang membawaku
Terima semua janjiMu
Membuat hidupku menjadi indah

HadiratMu yang menguatkan
Aku di dalam pengharapan
Yesus untuk selamanya
Hiduplah dalamku

HadiratMu yang membawaku
Terima semua janjiMu
Membuat hidupku menjadi indah

HadiratMu yang menguatkan
Aku di dalam pengharapan
Yesus untuk selamanya
Hiduplah dalamku

Yesus untuk selamanya
Hiduplah dalamku

Yakob pun menyelesaikan momen intimnya dengan Allah. Sebelum tidur ia masih sempat membaca Injil Markus pasal 5. Hal rutin yang membuat jiwanya selalu berada di dekat Allah. Ia pun masih sempat mendoakan untuk jiwa Pak Rocky dan keselamatannya. Setelah itu ia pun merebahkan diri dan tidur.


-o0o-



No comments:

Post a Comment